Kamis, 30 Juni 2016
Meningkatkan konsentrasi dan kreativitas
Cara meningkatkan konsentrasi dan fokus – menemukan ide, inovasi dan kreatifitas :
Tidak mudah melatih konsentrasi dan fokus. Pada dasarnya pikiran yang selalu santai dan menikmati suasana yang sedang dihadapi membuat diri ini lebih mudah berkosentrasi.Walau banyak tekanan yang datang, jangan sampai semuanya itu mengacaukan pikiran kita. Jika kita senantiasa bersyukur, pikiran lebih ringan dan hati juga lega menikmati semua yang telah terjadi.
Pada dasarnya mustahil untuk mengubah dunia ini seperti apa yang diinginkan karena kita hidup bersosial bersama orang lain. Oleh karena itu penting bagi kita untuk selalu mengerti dan memahami segala situasi agar pikiran ini tidak terbeban untuk menuntut ini-itu.
Banyak penelitian yang menyatakan bahwa kebanyakan manusia hanya menggunakan 10% dari kapasitas otaknya secara keseluruhan. Mengapa kinerja berpikir tidak maksimal? Yes, karena penghambat dan pengotor yang terus bermunculan hari lepas hari. Ayo kita bahas, apa saja penghambat dan pengotor dalam keseharian kita kemudian bagaimana mencari, menemukan dan mengembangkan kemampuan berpikir, berinovasi dan berkreasi . Berikut peta konsepnya :
1. Belajar dari sejarah
Pendahulu kita pernah mengeluarkan pernyataan (Soekarno) “Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan sejarah masa lalunya”. Rupa-rupanya fakta sejarah sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Orang-orang hebat yang kreatif dan inovatif selalu tercatat dalam sejarah. Lewat sejarah kita bisa memetik banyak pelajaran berharga agar menjadi bangsa yang lebih baik. Lewat sejarah kita bisa mengambil banyak pengalaman berharga agar keseharian kita lebih baik.
Sejarah dengan kualitas “numero uno” adalah kitab suci. Dari sana kita bisa mempelajari bagaimana manusia hidup pada mulanya (manusia primitif/ prasejarah) dimana kreativitas dan inovasi terus berkembang dari satu masa kemasa lain hingga mereka menemukan terang yang membawa damai dihati. Pada akhirnya Manusia menyadari hakekat dan kodratnya sebagai mahkluk sosial yang selalu memperbaiki dan mempersiapkan diri untuk menyambut kehidupan kedua setelah kematian yang lebih mulia dari yang sekarang.
Sejarah yang diulas dengan sudut pandang dan gaya bahasa yang berbeda-beda dimana manusia pada awalnya memiliki pola pikir kebinatangan hingga sampai pada suatu masa dimana mereka disadarkan oleh seorang tokoh (penyelamat) yang menunjukkan mereka “bagaimana cara hidup yang lebih manusiawi”. Intinya teman dari kitab suci kita bisa belajar “motivasi revolusi mental untuk menjadi manusia seutuhnya”.
2. Belajar dari tokoh
Belajar dari tokoh adalah membaca buku, baik yang cetak maupun yang online. Bayangkan jika anda membaca buku karangan seorang Profesor, “itu sama artinya anda memindahkan ilmu profesor yang telah ia pelajari bertahun-tahun kedalam kepala ini”. Oleh karena itu buku dianggap sebagai “jendela dunia” yang dapat membuka wawasan dan menginspirasi banyak orang.
3. Tujuannya untuk kebaikan semua orang
Ini hukum alam teman. Dari dulu sampai sekarang angkara murka selalu dikalahkan oleh kebaikan. Demikian juga dengan kita, jika diri ini hanya bertujuan untuk ego semata niscaya walah sempat berdiri akan tetapi tidak dapat terus tegak. Ada waktunya goyah dan terhempas oleh badai musim panas.
4. Tidak usah mengurus hal-hal yang tidak penting
Tidak semua hal yang datang kehadapan kita itu penting. Ada hal-hal yang tidak perlu dipusingkan, tidak perlu diambil alih untuk dikerjakan karena tidak mendatangkan kebaikan bagi diri sendiri dan juga bagi orang lain. Jangan tertipu oleh pantulan fatamorgana trend yang seolah-olah indah akan tetapi sesungguhnya syarat dengan hawa nafsu.
Contoh kecil Menang dan Kalah yang tidak penting
5. Hilangkan pengotor dalam pikiran alias pikiran kotor
Pengotor dalam pikiran adalah penghambat yang sifatnya bersarang dalam hati dan cenderung mempengaruhi kehidupan kita secara keseluruhan. Berikut ini pengotor yang biasanya ada dalam pikiran :
a. Lemah hati/ cengeng/ tidak mandiri
Ditekan lewat komunikasi saja sudah ciut nyalinya. Diterpa cobaan sedikit sudah keok. Dihempaskan gelombang beberapa meter sudah undur. Baru kalah dua tiga kali sudah menyerah. Orang yang lemah hatinya tidak akan bertahan lama didunia yang penuh dengan ketidak pastian ini.
Orang yang tidak mau mandiri akan dikalahkan oleh riak kecil. Hati yang lemah dan tidak mau mandiri adalah calon-calon orang melarat.
b. Egois/ Mau Menang Sendiri
Orang yang egois tidak bisa hidup dengan tenang sebelum dia menang dan menguasai seluruh dunia ini. Sikap ini menguras energi fisik dan kosentrasi berpikir menjadi lebih padat. Akhirnya ide untuk berinovasi dan berkreasi hilang sudah.
c. Sombong
Untuk sombong itu mudah karena tidak butuh kinerja otak lebih. Namanya juga kesombongan, pasti haus terus dan berusaha mempertahankan kesombongannya tetap diatas angin, “inilah yang menguras kinerja otak”. Ujung-ujungnya tidak bersisa lagi untuk memikirkan ide, inovasi dan kreativitas.
d. Rasa Bersalah
Rasa bersalah disebabkan oleh dua hal, yaitu :
Rasa bersalah karena melanggar aturan/ berbuat tidak benar.
Rasa bersalah karena telodor didepan umum
Tekanan dari dalam diri sendiri karena rasa bersalah membuat kita stagnan dan tidak maju-maju. Selain menguras energi fisik dan mental, rasa bersalah juga melelahkan untuk dipikirkan karena biar bagaimanapun kita terbeban oleh karena kesalahan sendiri.
Siapa sih teman yang tidak pernah salah? Tidak ada seorangpun yang benar didunia ini. Khilaf itu biasa akan tetapi jatuh dalam lubang yang samalah yang sering menggalaukan hati ini.
Belajarlah dari kesalahan teman karena kesalahan bisa membuatmu lebih kuat bahkan jika anda lebih tulus menerima rasa malu itu dan mau mengubah diri dengan tekun maka kelak akan merasakan bahwa kesalahan membuat kita lebih hebat.
e. Kebencian dalam hati
Kebencian itu seperti kanker. Terus berkembang dan menguras energi juga melelahkan bagi pikiran. Kita boleh tidak suka sama seseorang, bisa juga marah kepadanya. Namun seiring waktu berjalan biarlah semuanya itu berlalu juga teman. Alangkang bijaknya jika anda tidak membalas kebencian dengan kebencian karena tindakan ini akan membuat anda berkutak terus dalam lingkaran kebencian yang tiada akhir. Kalau diingat-ingat terus akan menguras kapasitas pikiran akhirnya sisa space yang ada tidak cukup untuk memikirkan ide, inovasi dan kreatifitas.
f. Dendam
Dendam setali seurat dengan benci, sama-sama kanker yang suatu saat akan memakan korban. Masalahnya adalah korbannya itu bisa orang lain akan tetapi bisa juga seperti bumerang yang melemahkan dan menjebloskan diri sendiri. Yang lalu biarlah berlalu, jika masih bisa diperbaiki, ya silahkan saja. Akan tetapi jika tidak dapat di fix, ikhlaskan saja teman.
g. Ketakutan/ keraguan/ kebimbangan akan masa depan (kuatir)
Kekuatiran berhubungan dengan waktu yang akan datang. Pikiran manusia memang hebat, bisa melintasi ruang dan waktu. Sekalipun demikian teman, bukan berarti kita berhak memikirkan hal-hal yang masih belum terjadi (masa depan). Masa depan serahkan saja sama yang kita percaya sejak dari mulanya semesta ini dibentuk. Ciptaan yang lain seperti burung, tidak pernah takut dengan hari esok tapi toh dicukupkan kebutuhannya sama Yang Diatas. Kalau menatap masa depan saja kita takut-takut, bagaimana bisa berpikir jernih?
h. Galau, gundah gulana
Galau itu bukan penderitaan tapi sebuah masalah ketidak sesuaian antara apa yang diinginkan dengan apa yang telah terjadi. Perasaan galau kadang tidak jelas, mungkin butuh sedikit refreshing. Intinya adalah jika sedang galau jangan mau menyendiri terus. Ubahlah suasana hati dengan berbaur lalu berkomunikasi yang indah dengan lingkungan sekitar atau setidaknya bercucok ria dengan teman-teman di medsos.
6. Hilangkan kebiasaan buruk yang dapat mengganggu kedamaian hati
Kebiasaan buruk adalah perilaku yang tidak baik dan dilakukan berulang-ulang. Kebiasaan buruk ini terdiri dari :
a. Tidak sabar
Tidak sabaran itu buruk sekali teman. Hidup di dunia ini butuh proses. Kalau orang lain, doanya cepat dijawab, jangan berkecil hati. Setiap orang berbeda rejekinya, terimalah dengan lapang dada dan penuh rasa syukur. Tetap bertekun dalam pengharapan dan semangat dalam kerja keras. Semuanya indah pada waktunya teman, lebih banyak sabar itu lebih baik. Suatu saat doa dan usaha anda akan dijawab juga.
b. Pemarah
Marah-marah adalah akibat dari ketidak sabaran tadi. Aktivitas ini banyak menguras energi fisik dan sangat mengganggu konsentrasi sendiri dan juga orang lain. Oleh karena itu menahan emosi dengan menekan ego sendiri adalah lebih baik untuk perkembangan berpikir, berinovasi dan berkreasi.
c. Berburu popularitas
Apapun yang kita lakukan jika tujuannya sekedar untuk populer niscaya tidak akan bertahan lama. Akan tetapi berbeda halnya jika kita niatnya untuk memberi manfaat bagi orang banyak, pasti terus bertahan terang terus.
Sudah dapat inspirasi “waw” karena tujuannya dari awal untuk populer, terlalu diekspose biar terkesan hebat. Kebiasaan mengumbar kelebihan sendiri cenderung membuat diri ini merasa hebat sendiri lalu ide itu tertahan akhirnya berhenti sampai disitu alias tidak berkembang lagi
d. Susah melihat orang senang dan senang melihat orang susah (iri hati)
Orang yang iri hati biasanya Suka usil/ mengganggu ketenangan/ kesenangan orang lain. Kebiasaan ini membuat kepribadian kita cenderung mengarah ke negatif dan pikiranpun sesatlah.
Menjadi pribadi pengganggu itu butuh energi ekstra. Ide-ide yang kita gali cenderung sama seperti aktivitas yang kita tekuni. Jika aktivitas ini mengganggu orang maka niscayalah yang dipikirkanpun tentang yang jelek-jelek.
e. Berburuk sangka/ Prasangka buruk
Pikiran ini luas dan dalam yang bisa kemana saja dan menelisik hal-hal yang belum tentu telah terjadi atau belum tentu akan terjadi. Oleh karena itu kendalikan arah pikiranmu kawan…. Jangan menelisik hal-hal yang belum kelihatan yang cenderung merendahkan orang lain. Sadar atau tidak, prasangka buruk ini menguras energi otak kita sehingga tidak ada lagi waktu untuk memikirkan ide-ide yang lebih menarik
f. Suka ikut campur urusan orang lain
Ini kebiasaan paling boros, boros tenaga dan juga boros pikiran. Oleh karena itu selalu perhatikan kapasitas diri ini sejauh apa? Tidak perlu menyerobot wewenang orang lain dan berlelah pada sesuatu yang ada diluar jangkauan kita. Jangan buang energi untuk hal-hal yang sia-sia dengan selalu memperhatikan aturan yang berlaku.
Ikut campur urusan orang lain berbeda jauh dengan empati. Ikut campur dalam hal ini berhubungan dengan pelanggaran aturan yang berlaku dan disengaja. Ini disebut juga melakukan hal yang tidak sepantasnya karena diluar batas kewenangan. Sedangkan empati adalah ekpresi spontan yang diungkapkan ketika orang lain mengalami sesuatu.
g. Suka menghakimi/ men-judge orang lain
Mengeluarkan pernyataan yang men-judge orang lain membuat kita lebih berpikir ekstra untuk mencari-cari alasan yang memperkuat pernyataan itu sekalipun kadang alasan itu hanya bualan belaka. Bagaimana kalau kita terbukti salah? Kebiasaan ini jelas menganggu konsentrasi.
h. Menuduh sembarangan/ Fitnah
Ini adalah ekspresi yang terburu-buru. Biar bagaimanapun kita tidak boleh mengumbar analisis sembarangan sebelum fakta membuktikan dilapangan. Sesumbar yang menjadi fitnah akan membebani pikiran sekaligus mental ini. Berusaha membela diri karena cenderung tidak ingin dikatakan salah akan menghabiskan seluruh space yang tersisa dalam pikiran sehingga otak ini mandek ketika memikirkan ide tentang inovasi dan kreativitas. Belum lagi kalau kita ketahuan salah.
i. Suka mengumbar kebohongan/ munafik
Kebohongan kalau dipelihara akan menyebabkan ketergantungan yang masif (tidak disadari). Orang yang terus berbohong akan dicap munafik. Energi dan pikiran yang terkuras tidak sedikit dikala kita menutup kebohongan yang satu dengan kebohongan yang lain. Bagaimana jadinya ketika kita diketahui munafik? Kebiasaan ini jelas memboroskan kinerja otak sehingga tidak mungkin lagi berkosentrasi dan memikirkan ide, inovasi dan kreativitas.
j. Doyan pornografi
Manusiawikan Nafsu Seks – Jenis-jenis pornografi itu banyak. Dari yang paling ringan daya ikatnya: gambar, video dan yang paling kuat dan paling lama bertahan dalam pikiran ini adalah cerita porno. Kesan pertama ketika menikmati konten ini adalah senang tapi kita tidak menyadari kesenangan sesaat ini terus mengiang di kepala ini. Pada akhirnya, konsentrasi terganggu dan fokus berpikir hilang. Malah pikiran mengarah ke hal-hal yang tidak karuan.
k. Malas
Kebiasaan ini adalah kebiasaan yang sudah ada sejak jaman purba kala. Orang malas suatu saat akan berpapasan dengan kemiskinan. Kalau kemiskinan harta masih bisa disantuni. Namun kalau kemiskinan mindset dan moral bagaimana mau dibantu? dinasehati saja tidak mau dengar (bebal).
7. Tekun displin dan kerja keras
Tiga etos kerja ini menunjukkan bahwa kita cinta dengan apa yang dikerjakan. Cinta itu artinya, kita dekat dengan pihak-pihak atau hal-hal yang berhubungan dengan apa yang dikerjakan. Kedekatan ini membuat kita mampu lebih teliti dan lebih detail dalam melakukan pekerjaan tersebut. Ketika diri ini bisa memperhatikan lebih teliti membuat mata, telinga dan pikiran lebih peka pada hal-hal yang perlu disempurnakan. Inilah yang namanya inovasi. Inovasi yang terus dikembangkan akan menghasilkan karya-karya kreatif, khas yang lain dari yang lain.
8. Ingatlah bahwa kita mahkluk sosial
Berbaur dengan orang-orang disekitar mendorong kita untuk menemukan ide. Tanpa di sadari interaksi yang terjadi lewat komunikasi dapat menginspirasi secara tiba-tiba. Oleh karena itu, walau internet bisa membuat kita berinteraksi secara online jangan juga mau meninggalkan interaksi langsung didunia nyata. Interaksi didunia nyata itu lebih jelas lagi kejujurannya bisa diamati dan dipastikan secara langsung. Temukan inspirasi dari teman-teman, sahabat dan keluarga.
9. Jangan berhenti berbuat baik
Kebaikan itu seperti poin + (plus) yang suatu saat akan kembali ke kita. Kumpulkan terus poinnya teman. Walau dunia ini semakin egois dan semakin jauh dari kebaikan, jangan di ikuti teman. Tegaskan komitmen untuk selalu berbuat baik sekalipun tantangannya banyak bahkan sekalipun orang yang sudah kita baikkan berubah membenci, jangan bimbang atau menyerah teman. Suatu saat nanti musim panen tiba dan kita akan menuai dengan berbahagia karena lumbung-lumbung penuh bahkan melimpah.
10. Tetap Santai dan Rileks
Mendapatkan suasana santai dan rileks itu memang mudah. Jalan-jalan saja ketempat-tempat dengan scene (pemandangan) yang indah. Ini juga disebut refresihing, melepas penas sesaat dan menikmati indahnya lingkungan sekitar. Ini baik untuk meringankan otak sehingga lebih fresh untuk kembali berpikir jernih.
Tapi sampai kapan kita baru bisa rileks hanya lewat refresihing? Bukankah kalau terlalu sering justru membosankan? Oleh karena itu teman, alangkah baiknya jika kita bisa menikmati suasana yang kita hadapi.
Situasi & kondisi jelas tidak bisa ditebak, selalu berubah-ubah bahkan kadang menjengkelkan. Oleh karena itu kemampuan kita menyesuaikan diri dan mengerti situasi sangat dibutuhkan agar diri ini tetap santai saat genting. Nikmati situasinya dalam rasa syukur dan temukan damai disegala keadaan.
Jika kita bisa menikmati suasana hidup ini, jalan-jalan disekitar rumah, duduk bahkan tidurpun menjadi suasana yang indah dimana memberikan kesan santai dan rileks.
11. Ada waktu untuk meninggalkan semua rutinitas biasa lalu meluangkan waktu untuk berpikir
Komunikasi itu indah tapi ada saatnya kita untuk meninggalkan interaksi dalam kehidupan bersosial, seperti bercengkrama, menonton sinetron, mendengar radio, surfing didunia maya dan masih banyak lagi, lalu kemudian memberi sedikit waktu untuk menyendiri dan berpikir. (A.r.Sudirdjo)
Untuk hypnotherapy
Rumah Sehat Thera afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD No. 15
Kelapa Gading
Hp.08111494599
087883171247
Jumat, 24 Juni 2016
Stop Merokok
Benarkah merokok itu nggak sehat? Anda yakin? Sebelum menjawab dan memutuskan, baiknya kita pahami dulu untung-ruginya.
Pertama-tama, saya mau bertanya. Adakah ayah perokok yang menyarankan rokok pada anaknya? Nggak ada. Di lubuk hatinya yang paling dalam, si ayah tahu rokok itu beracun... Adakah sertifikat halal untuk rokok? Adakah anjuran membaca bismillah ketika merokok? Nggak ada...
Adakah ibu yang rela melihat anaknya menghirup racun? Nggak ada. Amoniak, zat yang ada pada kencing manusia, ternyata juga ada pada tembakau. Beracun. Ini gunanya untuk pupuk, bukan untuk dihirup. Pantas saja disebut, rokok membunuhmu...
Adakah dokter bertaraf internasional yang berani menyimpulkan, rokok itu bebas racun? Nggak ada... Dan pesan Nabi, "Sesiapa yang menghirup racun hingga mati, maka ia akan menghirup racun itu di neraka jahanam."
Mengapa semakin maju sebuah negara dan semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, semakin jauh mereka dari rokok? Karena mereka sudah sadar, bahaya rokok itu jauh lebih besar daripada manfaatnya.
Mengapa RJ Reynolds, salah satu produsen rokok terbesar dunia, malah melarang karyawannya untuk merokok? Karena bagi RJ Reynolds, karyawan dan kesehatan karyawan adalah aset yang berharga.
Perlukah anda dan anak-anak anda menenggak bir hanya karena pabrik bir itu membuka lapangan kerja? Nggak perlu. Sama sekali nggak perlu. Demikian pula dengan pabrik rokok.
Sekiranya kita semua berhenti merokok, toh pabrik rokok masih bisa mem-produksi yang lain. Tenang saja. Lapangan kerja tak akan berkurang. Kalaupun anda masih kuatir dengan nasib buruh rokok, yah sedekahkan saja uang rokok anda kepada mereka, Rp 12.000 per hari.
Nah, karena saat ini anda sudah menimbang-nimbang untuk berhenti merokok, maka anda boleh membayangkan ganjaran-ganjaran yang bakal anda terima:
- keluarga anda akan lega dan bangga, yang mana ini membuat anda merasa begitu cool.
- anda pun memberi keteladanan dan pesan yang kuat kepada anak bahwa dia tak perlu ikut-ikutan merokok.
- uang rokok selama ini bisa anda alihkan untuk membeli vitamin anak dan susu anak, juga sedekah.
- anda telah melakukan mental switching dan ini adalah kemampuan istimewa karena kebanyakan orang tak memiliki-nya. Fyi, mental switching adalah modal dasar bagi mereka yang ingin menemukan titik balik dalam hidup.
Detik ini, mungkin anda membayangkan kenikmatan yang bertambah-tambah ketika berhasil berhenti merokok. Apalagi anda tahu persis, sebenarnya ini perkara mudah. Soal keputusan saja. Iya tho?
Orang yang bermental pemenang pastilah bisa mengambil keputusan dan tetap dalam keputusannya, sekaligus mengalahkan pengaruh candu. Dan lebih jauh lagi, teman sejati pastilah menghargai keputusan anda untuk berhenti merokok.
Saya, Ippho Santosa, menulis ini karena kepedulian saya kepada anda dan keluarga anda, walaupun banyak pihak tidak menyukainya. Sambil berdoa, renungkan dan sampaikan tulisan ini kepada teman-teman anda dan keluarga .
http://theraafiat.blogspot.co.id/2016/06/stop-merokok.html?m=1
Http://smokertherapy.blogspot.com
Http://hypnotistherapy.blogspot.com
Untuk smoker therapy
Hubungi ;
Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no.15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp/wa 08111494599
087883171247
Senin, 20 Juni 2016
Stres Pada Pekerjaan
Stres pada pekerjaan
Seorang karyawati Bank BUMN terkemuka menemui saya untuk meminta bantuan menyelesaikan masalahnya, stres menghadapi pekerjaan.
Klien : Pak dede, saya punya masalah, saya sering stres menghadapi pekerjaan yg saya emban sekarang, dada saya sering sesak dan jantung terasa sakit.
Saya sudah periksa ke dokter, jantung, paru2, dan organ lainnya sehat sehat saja.
Saya : intensitas stres dan sesaknya sering ibu alami?
Klien : Sering banget pak, padahal saya mau dipromosikan menjadi kepala cabang pembantu, tapi saya tidak semangat sama sekali, karena stres selalu melanda saya.
Saya : sejak kapan ibu mengalaminya?
Klien : sejak saya mulai bekerja pak.
Saya : yakin ibu sejak mulai bekerja?
Klien : Ya pak, seingat saya sejak mulai masuk kerja.
Saya : Baik ibu, kita mulai untuk melakukan terapi, tujuan terapi untuk membantu menyelesaikan permasalahan ibu, sediakan diri ibu sepenuhnya mengikuti proses terapi tahap demi tahap.
Apakah ibu bersedia sepenuhnya?
Klien : ya pak, saya bersedia sepenuhnya.
Saya : baik bu, kita mulai, posisikan diri ibu senyaman mungkin.
Proses terapi....
kondisi klien sudah dalam kondisi deep trance, dimana gelombang otak mulai turun ke level yg rileks dan nyaman dan pikiran logika klien tidak bekerja lagi.
Saya : semakin ibu mendengarkan suara saya, biarkan diri ibu semakin rileks dan nyaman, apapun yg saya sampaikan diterima dan dijalankan sepenuhnya oleh pikiran bawah sadar ibu, demi kebaikan dan kemajuan hidup ibu.
Sekarang, timbulkan dalam pikiran dan perasaan ibu hal-hal yg selama ini menghambat kesehatan dan kemajuan hidup ibu.
Biarkan pikiran dan perasaan itu semakin kuat.
Dan sekarang katakan !.
Klien : Dada saya sesak, jantung saya sakit, saya tidak nyaman, stres menghadapi pekerjaan (klien mengalami kembali perasaan yg tidak menyenangkan).
Saya : baik, sekarang bawa diri ibu ke masa lalu, dimana pada masa itu pertama kali ibu mengalami masalah ibu atau yang menjadi akar masalah dari masalah ibu.
Sekarang !.
Ibu berada dimana sekarang?
Klien : berada di sebuah kantor bank, sedang teken kontrak.
Saya : Apa yang sedang ibu alami saat ini, apa yang ada di pikiran dan perasaan ibu?
Klien : saya stres, dada saya sesak, karena saya harus bekerja di sini, saya teken kontrak terpaksa.
Saya : baik, sekarang bawa diri ibu lebih jauh lagi ke masa lalu, sekarang!.
Ibu sedang berada dimana?
Klien : di kantin kampus tempat saya kuliah.
Saya : Apa yang sedang ibu alami saat ini, apa yang ada di pikiran dan perasaan ibu?
Klient : saya stres, merasa berat menghadapi kuliah saya, menghadapi skripsi, saya merasa terpaksa kuliah di sini, dada saya sesak, jantung saya sakit.
Saya : baik, sekarang bawa diri ibu lebih jauh lagi ke masa lalu, sekarang!.
Ibu sedang berada dimana?
Klient : sedang di rumah, bersama bapak ibu.
Saya : Apa yang sedang ibu alami saat ini, apa yang ada di pikiran dan perasaan ibu?
Klient : saya kecewa dengan bapak saya, saya tidak berdaya, saya marah, saya stres, bapak saya memaksa saya untuk kuliah di ekonomi, agar saya bisa bekerja di perusahaan ternama, saya tidak nyaman diginikan.
Saya : baik, sekarang bawa diri ibu kembali ke masa sekarang, dimana ibu sedang bersama saya. Sekarang!.
Ibu berada dimana sekarang?
Klien : di ruangan bersama pak dede.
Saya : baik, sekarang bawa diri ibu ke masa lalu ibu, dimana ibu sedang berada dirumah bersama bapak dan ibu, tapi ibu tetap menjadi diri ibu yg sekarang.
Sekarang !.
Ibu berada dimana dan melihat siapa?.
Klien : saya melihat diri saya dan bapak berada di rumah.
Saya : sedang apa diri ibu?
Klien : ia sedang menangis, kesal, stres karena bapaknya memaksa ia.
Saya : sekarang, temui ia, tanyakan apa yang ia butuhkan agar ia tenang dan nyaman, agar ia menerim dgn ikhlas sepenuhnya keadaan ini, agar ia kemaafkan dirinya dan memaafkan sepenuhnya bapaknya.
Saya biarkan klien berkomunikasi dengan dirinya sendiri, menemukan solusi sendiri,
Setelah dirinya klien yg dulu sudah tenang dan nyaman, menerima keadaan dgn ikhlas, memaafkan dirinya dan bapaknya.
Saya meminta klien membawa dirinya ke masa depan, dimana ia sedang melakukan aktivitas pekerjaan, dan klien sudah merasa nyaman dgn pekerjaannya, tidak stres, sesak, dan jantungnya tdk sakit.
Membawa klien ke masa depan untuk memastikan apakan masalah klien sudah teratasi.
Seterusnya saya bawa klien ke normal state menaikan gelombak otak klien ke kondisi normal dan pikiran logika sudah bekerja kembali.
Setelah klien dalam kondisi normal state, klien merasa ada perubahan pada dirinya.
Saya test kembali, saya minta klien membayangkan pekerjaannya, ia merasakan biasa2 saja, tenang dan nyaman.
Di hari kemudian klien mengabarkan ke saya bahwa ia sudah nyaman nyaman saja menghadapi pekerjaannya, ia penuh semgat dan percaya diri, tidak ada lagi stres, sesak, dan jantungnya sakit.
Dari pengalaman klien, stres terhadap pekerjaannya bukan karena pekerjaanya, tapi karena pengalaman masa lalunya yg tidak menyenangkan, dipaksa oleh bapaknya untuk kuliah di jurusan tertentu agar mendapatkan pekerjaan di perusahaan terkemuka.
Pelajaran bagi orang tua untuk tetap menjaga kecerdasan emosional anak.
Semoga bermanfaat.
*Dede Mustafa*
Mind Therapist
Untuk Hypnotherapy hubungi :
Http://hypnotistherapy.blogspot.com
Http://theraafiat.blogspot.com
Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no.15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp/wa 08111494599
087883171247
Sabtu, 21 Mei 2016
Ngigau
SLEEPTALKING / MENGIGAU / NGELINDUR:
SAAT DIMANA PIKIRAN BAWAH SADAR BERBICARA
Tidur sangat penting bagi setiap makhluk hidup di permukaan bumi. Anda mungkin akan terkejut apabila mengetahui bahwa kita menghabiskan sepertiga usia kita untuk tidur. Jika seseorang hidup dengan usia 70 tahun, maka dia menghabiskan waktu 23 tahun hanya untuk tidur. Waktu tidur rata-rata yang dihabiskan orang dewasa adalah sekitar 6-8 jam sehari. Tidur merupakan sebuah keharusan agar fungsi kesehatan bekerja secara normal, baik tubuh dan pikiran.
Secara umum, tidur manusia terdiri dari dua tipe: REM (Rapid Eye Movement) dan NREM (Non Rapid Eye Movement).
Tidur jenis REM bukanlah tidur yang dalam, tidur REM disertai dengan pergerakan bola mata yang cepat di balik kelopak mata (REM = Rapid Eye Movement), dan tentu saja hal ini di luar kesadaran, kadang disertai gerakan-gerakan anggota tubuh seperti tangan dan kaki. Dalam tidur jenis ini, tubuh kita beristirahat, tetapi otak tetap bekerja, dan seringkali kita mengigau atau bermimpi.
Dalam tidur jenis NREM atau tidur nyenyak, pikiran juga beristirahat. Tidur jenis NREM pun dibagi menjadi dua kelompok, yaitu NREM Light Sleep dan NREM Deep Sleep. NREM Deep Sleep adalah jenis tidur dengan kualitas terbaik bagi manusia.
Mengigau, sleeptalking, atau somniloquy merupakan vokalisasi saat seseorang tidur, bisa berupa kata-kata yang jelas atau sekedar gumaman.
Kondisi ini bisa dipicu oleh keadaan emosional-psikologis, sakit fisik, maupun efek dari obat-obatan tertentu, dan biasanya berlangsung pada tahap tidur ringan (REM Sleep), meskipun kadang kala terjadi pada tahap tidur nyenyak (NREM Sleep.)
Seseorang yang mengigau bisa disebabkan karena banyak memendam masalah dalam dirinya, dalam pikiran sadar maupun pikiran bawah sadarnya.
Setiap manusia tentu punya keinginan dan harapan, keinginan bertemu dengan mantan kekasih yang sudah menjadi milik orang lain, sampai keinginan untuk bisa membalas dendam karena sakit hati kepada seseorang.
Saat keinginan itu belum terpenuhi maka akan menjadi masalah. Masalah keinginan yang belum terselesaikan ini tertanam di pikiran bawah sadar (inhibisi), yang kemudian muncul tervokalisasi saat tidur.
Harapan-harapan yang belum tercapai terkadang juga dapat membuat seseorang menjadi gelisah dan menimbulkan gejala berupa mengigau.
Ada juga sebuah gangguan tidur yang bernama REM Sleep Behavior Disorder (RBD), dimana penderitanya seringkali bermimpi harus mempertahankan diri dari serangan sehingga dalam tidur bergerak memukul, menendang dan juga mengigau.
Ketika mengigau seseorang tidak sadar terhadap apa yang diucapkannya.
Orang yang mengigau jiwanya tidak tenang. Orang yang tenang adalah orang yang mampu menyelesaikan masalahnya sehingga ketika tidurpun juga tenang.
Mengigau bisa menjadi masalah saat tidur karena orang lain tahu apa yang diucapkan di saat kita tidak sadar. Apalagi yang diucapkan itu adalah sesuatu yang sepatutnya tidak diketahui orang lain, misalnya memanggil-manggil nama mantan kekasih yang sudah menjadi milik orang lain, padahal sang pasangan mendengarkan di sebelahnya sambil menggeleng-gelengkan kepala.
Supaya seseorang tidak mengigau dan tenang saat tidur semestinya seseorang tidak memendam masalahnya sendiri. Setiap masalah seharusnya diselesaikan dengan berbagi kepada orang-orang terdekat, sahabat, keluarga, atau kepada tenaga kesehatan jiwa seperti psikolog, psikiater, atau hypnotherapist.
Hypno therapy hubungi
Rumah sehat Thera Afiat
Jl.kelapa sawit raya blok DD no 15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Hp wa 08111494599
O8788 3171247
SAAT DIMANA PIKIRAN BAWAH SADAR BERBICARA
Tidur sangat penting bagi setiap makhluk hidup di permukaan bumi. Anda mungkin akan terkejut apabila mengetahui bahwa kita menghabiskan sepertiga usia kita untuk tidur. Jika seseorang hidup dengan usia 70 tahun, maka dia menghabiskan waktu 23 tahun hanya untuk tidur. Waktu tidur rata-rata yang dihabiskan orang dewasa adalah sekitar 6-8 jam sehari. Tidur merupakan sebuah keharusan agar fungsi kesehatan bekerja secara normal, baik tubuh dan pikiran.
Secara umum, tidur manusia terdiri dari dua tipe: REM (Rapid Eye Movement) dan NREM (Non Rapid Eye Movement).
Tidur jenis REM bukanlah tidur yang dalam, tidur REM disertai dengan pergerakan bola mata yang cepat di balik kelopak mata (REM = Rapid Eye Movement), dan tentu saja hal ini di luar kesadaran, kadang disertai gerakan-gerakan anggota tubuh seperti tangan dan kaki. Dalam tidur jenis ini, tubuh kita beristirahat, tetapi otak tetap bekerja, dan seringkali kita mengigau atau bermimpi.
Dalam tidur jenis NREM atau tidur nyenyak, pikiran juga beristirahat. Tidur jenis NREM pun dibagi menjadi dua kelompok, yaitu NREM Light Sleep dan NREM Deep Sleep. NREM Deep Sleep adalah jenis tidur dengan kualitas terbaik bagi manusia.
Mengigau, sleeptalking, atau somniloquy merupakan vokalisasi saat seseorang tidur, bisa berupa kata-kata yang jelas atau sekedar gumaman.
Kondisi ini bisa dipicu oleh keadaan emosional-psikologis, sakit fisik, maupun efek dari obat-obatan tertentu, dan biasanya berlangsung pada tahap tidur ringan (REM Sleep), meskipun kadang kala terjadi pada tahap tidur nyenyak (NREM Sleep.)
Seseorang yang mengigau bisa disebabkan karena banyak memendam masalah dalam dirinya, dalam pikiran sadar maupun pikiran bawah sadarnya.
Setiap manusia tentu punya keinginan dan harapan, keinginan bertemu dengan mantan kekasih yang sudah menjadi milik orang lain, sampai keinginan untuk bisa membalas dendam karena sakit hati kepada seseorang.
Saat keinginan itu belum terpenuhi maka akan menjadi masalah. Masalah keinginan yang belum terselesaikan ini tertanam di pikiran bawah sadar (inhibisi), yang kemudian muncul tervokalisasi saat tidur.
Harapan-harapan yang belum tercapai terkadang juga dapat membuat seseorang menjadi gelisah dan menimbulkan gejala berupa mengigau.
Ada juga sebuah gangguan tidur yang bernama REM Sleep Behavior Disorder (RBD), dimana penderitanya seringkali bermimpi harus mempertahankan diri dari serangan sehingga dalam tidur bergerak memukul, menendang dan juga mengigau.
Ketika mengigau seseorang tidak sadar terhadap apa yang diucapkannya.
Orang yang mengigau jiwanya tidak tenang. Orang yang tenang adalah orang yang mampu menyelesaikan masalahnya sehingga ketika tidurpun juga tenang.
Mengigau bisa menjadi masalah saat tidur karena orang lain tahu apa yang diucapkan di saat kita tidak sadar. Apalagi yang diucapkan itu adalah sesuatu yang sepatutnya tidak diketahui orang lain, misalnya memanggil-manggil nama mantan kekasih yang sudah menjadi milik orang lain, padahal sang pasangan mendengarkan di sebelahnya sambil menggeleng-gelengkan kepala.
Supaya seseorang tidak mengigau dan tenang saat tidur semestinya seseorang tidak memendam masalahnya sendiri. Setiap masalah seharusnya diselesaikan dengan berbagi kepada orang-orang terdekat, sahabat, keluarga, atau kepada tenaga kesehatan jiwa seperti psikolog, psikiater, atau hypnotherapist.
Hypno therapy hubungi
Rumah sehat Thera Afiat
Jl.kelapa sawit raya blok DD no 15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Hp wa 08111494599
O8788 3171247
Jumat, 13 Mei 2016
Buku Modul Hypnoslimming
Sebelumnya emang udah putus asa gara2 berat badan yg naik drastis pasca melahirkan.. Size baju juga jadi XXL 😂 Lalu,saya cari cara dg banyak cari info bagaimana diet supaya cepat kurus. Dari minum obat sampe pake produk yg harganya jutaan sepaket. Cepet turunnya,tapi cepet juga naiknya.
Akhirnya,ketemu juga nih sama Hypnoslimming dari Master Ferry. Saya pelajari,saya baca,saya fahami dan saya lakukan. Hasilnya sungguh diluar dugaan. Berat badan turun,gak pake lemes,gak pake kleyengan pula 😁 dari 62 kg sekarang 56.. Horeeeee 😄😄
Setelah melakukan diet dg hypnoslimming porsi makan terjaga,makan dikit berasa kenyang. Karena diet yg baik itu bukan menyiksa badan lho,lakukan diet yg tepat dan aman,salah satunya pake hypnoslimming ini,Insya Allah hasilnya permanent.
Salam sehat semua 😊
Mau order buku (Rp 50.000 belum termasuk ongkir).
Atau terapi Hypno Slimming 3 - 4 jam
Rp 400.000
Hubungi :
Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya
Blok DD no. 15
Kelapa Gading
JAKARTA UTARA
Telp. 08111 494599
087883171247
Sabtu, 19 September 2015
Tortikolis Spasmodik
Hypnotherapy Sebagai Terapi Komplementer Alternatif Untuk
Gangguan Tortikolis Spasmodik
DEFINISI
Tortikolis Spasmodik adalah nyeri yang hilang timbul atau
kejang yang terus menerus pada otot-otot leher, sehingga mendorong kepala
berputar dan miring ke depan, ke belakang atau ke samping.
Tortikolis terjadi pada 1 dari 10.000 orang dan sekitar 1,5
kali lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria.
Penyakit ini dapat terjadi pada semua umur tetapi paling
sering ditemukan pada usia antara 30-60 tahun.
PENYEBAB
Biasanya penyebabnya tidak diketahui.
Kadang beberapa keadaan berikut bisa menyebabkan terjadinya
tortikolis:
- Hipertiroidisme
- Infeksi sistem saraf
- Diskinesia tardiv (gerakan wajah abnormal akibat obat
anti-psikosa)
- Tumor leher.
Bayi baru lahir bisa mengalami tortikolis (tortikolis
kongenitalis) karena adanya kerusakan otot leher pada proses persalinan.
Ketidakseimbangan otot mata dan tulang atau kelainan bentuk
otot tulang belakang bagian atas bisa menyebabkan tortikolis pada anak-anak.
GEJALA
Kejang otot leher disertai nyeri tajam bisa terjadi secara
tiba-tiba dan bisa terjadi terus menerus atau hilang-timbul.
Biasanya hanya satu sisi leher yang terkena.
Arah dari miring dan berputarnya kepala tergantung kepada
otot leher mana yang terkena.
Sepertiga penderita juga mengalami kejang di daerah lainnya,
yaitu biasanya di kelopak mata, wajah, rahang atau tangan.
Kejang terjadi secara mendadak dan jarang timbul pada waktu
tidur.
Tortikolis bisa menetap sepanjang hidup penderita dan
menyebabkan nyeri berkepanjangan, terbatasnya gerakan leher serta kelainan
bentuk sikap tubuh.
DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan
riwayat cedera atau kelainan leher sebelumnya.
Kadang dilakukan beberapa pemeriksaan untuk menentukan
penyebab dari kejang otot leher, seperti rontgen, CT scan dan MRI.
PENGOBATAN
Kadang kejang bisa dikurangi untuk sementara waktu dengan
menjalani terapi fisik dan pemijatan.
Obat berfungsi membantu mengurangi kejang otot dan
pergerakan diluar sadar dan biasanya bisa membantu meringankan nyeri karena
kejang.
Biasanya digunakan obat antikolinergik (menghambat
rangsangan saraf tertentu) dan benzodiazepin (obat penenang). Kadang diberikan
obat pengendur otot (muscle relaxant) dan obat anti-depresi.
Kadang dilakukan pembedahan untuk mengangkat saraf dari otot
yang mengalami kelainan. Pembedahan dilakukan jika pengobatan lainnya tidak
berhasil.
Jika penyebabnya adalah masalah emosional, maka dilakukan
terapi psikis oleh psikiater dan hypnotherapy sebagai Terapi Komplementer
Alternatif untuk mencari penyebab gangguan emosioanl dan self healing dengan
menggunakan teknik ideomotor untuk megurangi ketegangan otot leher yang terkena
gangguan. (Ahmadridwansudirjo)
Untuk
info Hypno Terapi hubungi :
Rumah
Sehat Thera Afiat
Jl.
Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping
Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Telp./WA 08111494599
08788
3171247
Pin
28303BAC
Source:
Label
:
Tortikolis
Spasmodik, HypnoTherapy, Pemijit, Pijat Spasme Otot Leher, verri JP MA, RS
Thera Afiat, Kelapa Gading
Jumat, 10 Juli 2015
Hypnotic Writing
Buku Hypnotic Writing
SANGAT MENARIK. Pertama kali saya melihat buku ini di toko
buku langganan saya, saya langsung memutuskan bahwa saya harus membaca buku
ini. bagaimana tidak, sebagai blogger dan networker, judul dan tagline dari buku ini sangat lah
menggoda: Hypnotic Writing. Cara membujuk dan meyakinkan pelanggan ( dan
siapapun ) hanya dengan kata – kata anda. Jika anda bergerak di bidang yang
membutuhkan keahlian persuasi, cover buku ini bagaikan melihat sup buah yang
segar di siang hari kala berpuasa. Phew, menggiurkan 😀
Tidak berlama – lama, begitu dana yang saya butuhkan sudah
ada, saya langsung membeli buku ini dan melahapnya sesegera mungkin. dan
ternyata memang mantap. Buku yang ditulis oleh Joe Vitale, salah satu pengisi
materi di the secret, ini benar – benar membuka paradigma baru dalam tulis
menulis. Menariknya, buku ini tidak hanya membuka paradigma baru tentang
penulisan buku saja, tetapi dilengkapi dengan contoh kasus, serta trik dan tip
membuat tulisan yang menggerakan secara emosional. Bahkan, saking banyaknya tip
yang diberikan, saya sampai bingung hendak menggunakan yang mana 😛
Oke deh, untuk lebih jelasnya, ini yang dapat anda pelajari
dari buku ini :
Definisi dari tulisan yang meng-hipnosis, dan apa hipnotis
itu?
Bagaimana Hypnotic Writing ‘menghipnotis’ pembacanya
Cara membujuk orang lain melalui tulisan
Jenis tulisan yang menghipnotis
Menciptakan tulisan yang menghipnotis
Trik membuat tulisan anda menghipnosis
Trik membuat tulisan anda jauh lebih menarik
Perintah hiposis yang selalu manjur
30 cara menulis judul yang menghipnosis
13 konektor tulisan psikologis
3 rahasia cara membuat tulisan yang menghipnotis
5 hukum rahasia bujukan yang menghipnosis
Rumus Hypnotic Writing ala Joe Vitale
Memahami cara bekerja otak manusia
Well, dengan sedemikian manfaat yang didapat, ini buku yang
wajib di baca jika anda hidup dalam dunia persuasif. Dengan harga buku hanya
sekitaran Rp. 50,000 ( ketika saya beli
di diskon 20 % ), saya beri 8,5 dari skala 10 untuk buku ini.
Enjoy!
P.S. : Anyway, pada post ini saya mencoba menerapkan
beberapa teknik yang ada dalam buku ini. Bagaimana menurut anda?
Well, terbukti anda membacanya hingga akhir kan ? (Source:
FikriRasyd)
Label :
Konektor psikologis, Hypnotic Writing, Joe Vitale, Verri JP
MA, Ferry Djajaprana, Thera Institute, The Thera Institute of Indonesia, Kelapa
Gading, Rahasia Tulisan Menghipnosis, Cara Kerja Otak Manusia,
Langganan:
Postingan (Atom)





