Tampilkan postingan dengan label ferry Djajaprana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ferry Djajaprana. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Juli 2015

Hypnotic Writing


Buku Hypnotic Writing

SANGAT MENARIK. Pertama kali saya melihat buku ini di toko buku langganan saya, saya langsung memutuskan bahwa saya harus membaca buku ini. bagaimana tidak, sebagai blogger dan networker,  judul dan tagline dari buku ini sangat lah menggoda: Hypnotic Writing. Cara membujuk dan meyakinkan pelanggan ( dan siapapun ) hanya dengan kata – kata anda. Jika anda bergerak di bidang yang membutuhkan keahlian persuasi, cover buku ini bagaikan melihat sup buah yang segar di siang hari kala berpuasa. Phew, menggiurkan 😀

Tidak berlama – lama, begitu dana yang saya butuhkan sudah ada, saya langsung membeli buku ini dan melahapnya sesegera mungkin. dan ternyata memang mantap. Buku yang ditulis oleh Joe Vitale, salah satu pengisi materi di the secret, ini benar – benar membuka paradigma baru dalam tulis menulis. Menariknya, buku ini tidak hanya membuka paradigma baru tentang penulisan buku saja, tetapi dilengkapi dengan contoh kasus, serta trik dan tip membuat tulisan yang menggerakan secara emosional. Bahkan, saking banyaknya tip yang diberikan, saya sampai bingung hendak menggunakan yang mana 😛

Oke deh, untuk lebih jelasnya, ini yang dapat anda pelajari dari buku ini :

Definisi dari tulisan yang meng-hipnosis, dan apa hipnotis itu?
Bagaimana Hypnotic Writing ‘menghipnotis’ pembacanya
Cara membujuk orang lain melalui tulisan
Jenis tulisan yang menghipnotis
Menciptakan tulisan yang menghipnotis
Trik membuat tulisan anda menghipnosis
Trik membuat tulisan anda jauh lebih menarik
Perintah hiposis yang selalu manjur
30 cara menulis judul yang menghipnosis
13 konektor tulisan psikologis
3 rahasia cara membuat tulisan yang menghipnotis
5 hukum rahasia bujukan yang menghipnosis
Rumus Hypnotic Writing ala Joe Vitale
Memahami cara bekerja otak manusia
Well, dengan sedemikian manfaat yang didapat, ini buku yang wajib di baca jika anda hidup dalam dunia persuasif. Dengan harga buku hanya sekitaran  Rp. 50,000 ( ketika saya beli di diskon 20 % ), saya beri 8,5 dari skala 10 untuk buku ini.

Enjoy!

P.S. : Anyway, pada post ini saya mencoba menerapkan beberapa teknik yang ada dalam buku ini. Bagaimana menurut anda?
Well, terbukti anda membacanya hingga akhir kan? (Source: FikriRasyd)


Label :

Konektor psikologis, Hypnotic Writing, Joe Vitale, Verri JP MA, Ferry Djajaprana, Thera Institute, The Thera Institute of Indonesia, Kelapa Gading, Rahasia Tulisan Menghipnosis, Cara Kerja Otak Manusia,

Belajar Menulis Via Hypnowriting


Bersama Ferry Djajaprana
 

Berbicara tentang menulis dan blogging, sudah bukan dunia yang asing bagi saya. Mulai mencinta kegiatan tulis-menulis sejak kelas 5 SD, saya menemukan kesulitan untuk bertemu dan bercengkrama dengan 'teman-teman senasib' yang bisa diartikan sebagai alien pula. Betapa tidak, saya sudah menemui manusia tak terhitung yang mengernyit, terkagum-kagum atau terbahak ketika saya bilang hobi saya adalah menulis. Mereka merasa, hobi ini kurang beken, tidak seperti olahraga tertentu, nge-mall, nongki-nongki (which is saya juga suka sih, haha) atau belanja (nah, yang ini apalagi!). #gagalfokus

Belum lagi ketika ditanya dengan pertanyaan mainstream, "Apa cita-citamu?" yang sudah berani saya jawab dengan, "Jadi penulis." Saya bisa melihat apa yang terpampang di jidat mereka: alien.

Mungkin saja, ini semua hanya delusi yang keterlaluan, sebenarnya banyak sekali 'teman sejenis' di luar sana, saya bukanlah satu-satunya alien yang sok eksklusif. Untungnya, itu semua terjawab ketika saya iseng-iseng mendaftar acara Sunday Sharing yang saya ketemukan di timeline twitter saya. Berangkatlah saya sendirian pada minggu pagi, dengan harapan yang sederhana: menemukan ilmu baru. (dikira dunia persilatan apa, haha!). Tak lupa, saya membawa satu kopi novel saya yang baru saja diterbitkan indie oleh Nulisbuku. Alasan yang sederhana pula, memberi sedikit kontribusi pada komunitas baru yang entah wujudnya seperti apa ini. Hehe.








Ferry Djajaprana (atas) , hypnotherapist yang mengajarkan hypno-writing

Here is it. Topik Sunday Sharing ini cukup menarik, terbukti dari animo peserta yang membludak dalam satu ruangan meeting di kantor Detik. Beliau adalah Ferry Djajaprana, yang membukakan cakrawala pengetahuan kami mengenai dunia kepenulisan dari sisi lain: menulis untuk penyembuhan psikologis, dan dengan kata lain juga memicu produktivitas kami untuk menghasilkan tulisan yang lebih bermakna. Ada satu hal yang paling 'nyantol' sampai sekarang, yang sulit terlupa. Pak Ferry menyatakan:
"Kebanyakan penulis itu pada dasarnya perfeksionis, oleh karena itulah mereka sulit melahirkan karya. Seringkali terbentur writer's block. Tulislah, tanpa mikir; tanpa me-revisi sebelum selesai. Anda tidak menulis untuk mengedit. Tulislah dengan kualitas tulisan sampah."

Thanks, Pak Ferry. It means a lot. I can write without any burdens now, so free. And i know, i can let my writings be, and having my editing-time on the proper time too.

Lengkapnya:


WHAT MAKES ME LOOOOOVE THIS

Kekhawatiran akan tidak bisa dapat teman baru seketika buyar setelah makan siang, karena walaupun peserta di sana rata-rata adalah para 'sesepuh,' namun mereka sama sekali tidak sombong dan rajin menabung pulak--eh tidak ding, rajin memberi buku dan merchandise! Terbukti dengan kuis yang banjir hadiah dan banjir 'penjawab' di sela-sela acara. Interaktif yang akrab!


sesi hipnoterapi
Last but not least tentang pelatihan Hypnowriting, di  sela-sela tertidur sambil dicekokin afirmasi positif dari pembicara. Bangun dengan perasaan lebih segar, dan siap menulissss.



Ketua & Wakil Ketua Kelas Sunday Sharing #10 & #11

Salam Blogger!
Nana Takizawa
(From Her fantastic blog, with thanks)

Label:
blogdetik, blogger, blogger indonesia, buku, cnn indonesia, detik, detikcom, hipnowriting, jakarta, kantor cnn indonesia, kantor detik, markas detik, menulis, review, sunday sharing, sunday sharing detik com, ferry Djajaprana, verri JP MA, Thera Institute, The Thera Institute of Indonesia,