Jumat, 24 Juni 2016

Stop Merokok


Benarkah merokok itu nggak sehat? Anda yakin? Sebelum menjawab dan memutuskan, baiknya kita pahami dulu untung-ruginya.

Pertama-tama, saya mau bertanya. Adakah ayah perokok yang menyarankan rokok pada anaknya? Nggak ada. Di lubuk hatinya yang paling dalam, si ayah tahu rokok itu beracun... Adakah sertifikat halal untuk rokok? Adakah anjuran membaca bismillah ketika merokok? Nggak ada...

Adakah ibu yang rela melihat anaknya menghirup racun? Nggak ada. Amoniak, zat yang ada pada kencing manusia, ternyata juga ada pada tembakau. Beracun. Ini gunanya untuk pupuk, bukan untuk dihirup. Pantas saja disebut, rokok membunuhmu...

Adakah dokter bertaraf internasional yang berani menyimpulkan, rokok itu bebas racun? Nggak ada... Dan pesan Nabi, "Sesiapa yang menghirup racun hingga mati, maka ia akan menghirup racun itu di neraka jahanam."

Mengapa semakin maju sebuah negara dan semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, semakin jauh mereka dari rokok? Karena mereka sudah sadar, bahaya rokok itu jauh lebih besar daripada manfaatnya.

Mengapa RJ Reynolds, salah satu produsen rokok terbesar dunia, malah melarang karyawannya untuk merokok? Karena bagi RJ Reynolds, karyawan dan kesehatan karyawan adalah aset yang berharga.

Perlukah anda dan anak-anak anda menenggak bir hanya karena pabrik bir itu membuka lapangan kerja? Nggak perlu. Sama sekali nggak perlu. Demikian pula dengan pabrik rokok.

Sekiranya kita semua berhenti merokok, toh pabrik rokok masih bisa mem-produksi yang lain. Tenang saja. Lapangan kerja tak akan berkurang. Kalaupun anda masih kuatir dengan nasib buruh rokok, yah sedekahkan saja uang rokok anda kepada mereka, Rp 12.000 per hari.

Nah, karena saat ini anda sudah menimbang-nimbang untuk berhenti merokok, maka anda boleh membayangkan ganjaran-ganjaran yang bakal anda terima:
- keluarga anda akan lega dan bangga, yang mana ini membuat anda merasa begitu cool.
- anda pun memberi keteladanan dan pesan yang kuat kepada anak bahwa dia tak perlu ikut-ikutan merokok.
- uang rokok selama ini bisa anda alihkan untuk membeli vitamin anak dan susu anak, juga sedekah.
- anda telah melakukan mental switching dan ini adalah kemampuan istimewa karena kebanyakan orang tak memiliki-nya. Fyi, mental switching adalah modal dasar bagi mereka yang ingin menemukan titik balik dalam hidup.

Detik ini, mungkin anda membayangkan kenikmatan yang bertambah-tambah ketika berhasil berhenti merokok. Apalagi anda tahu persis, sebenarnya ini perkara mudah. Soal keputusan saja. Iya tho?

Orang yang bermental pemenang pastilah bisa mengambil keputusan dan tetap dalam keputusannya, sekaligus mengalahkan pengaruh candu. Dan lebih jauh lagi, teman sejati pastilah menghargai keputusan anda untuk berhenti merokok.

Saya, Ippho Santosa, menulis ini karena kepedulian saya kepada anda dan keluarga anda, walaupun banyak pihak tidak menyukainya. Sambil berdoa, renungkan dan sampaikan tulisan ini kepada teman-teman anda dan keluarga .

http://theraafiat.blogspot.co.id/2016/06/stop-merokok.html?m=1

Http://smokertherapy.blogspot.com
Http://hypnotistherapy.blogspot.com

Untuk smoker therapy
Hubungi ;
 Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no.15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp/wa 08111494599
087883171247

Senin, 20 Juni 2016

Stres Pada Pekerjaan


Stres pada pekerjaan

Seorang karyawati Bank BUMN terkemuka menemui saya untuk meminta bantuan menyelesaikan masalahnya, stres menghadapi pekerjaan.

Klien  :  Pak dede, saya punya masalah, saya sering stres menghadapi pekerjaan yg saya emban sekarang, dada saya sering sesak dan jantung terasa sakit.
Saya sudah periksa ke dokter, jantung, paru2, dan organ lainnya sehat sehat saja.

Saya  :  intensitas stres dan sesaknya sering ibu alami?

Klien  :  Sering banget pak, padahal saya mau dipromosikan menjadi kepala cabang pembantu, tapi saya tidak semangat sama sekali, karena stres selalu melanda saya.

Saya  :  sejak kapan ibu mengalaminya?

Klien  :  sejak saya mulai bekerja pak.

Saya  :  yakin ibu sejak mulai bekerja?

Klien  :  Ya pak, seingat saya sejak mulai masuk kerja.

Saya  :  Baik ibu, kita mulai untuk melakukan terapi, tujuan terapi untuk membantu menyelesaikan permasalahan ibu, sediakan diri ibu sepenuhnya mengikuti proses terapi tahap demi tahap.
Apakah ibu bersedia sepenuhnya?

Klien  :  ya pak, saya bersedia sepenuhnya.

Saya  :  baik bu, kita mulai, posisikan diri ibu senyaman mungkin.

Proses terapi....
kondisi klien sudah dalam kondisi deep trance, dimana gelombang otak mulai turun ke level yg rileks dan nyaman dan pikiran logika klien tidak bekerja lagi.

Saya  :  semakin ibu mendengarkan suara saya, biarkan diri ibu semakin rileks dan nyaman, apapun yg saya sampaikan diterima dan dijalankan sepenuhnya oleh pikiran bawah sadar ibu, demi kebaikan dan kemajuan hidup ibu.
Sekarang, timbulkan dalam pikiran dan perasaan ibu hal-hal yg selama ini menghambat kesehatan dan kemajuan hidup ibu.
Biarkan pikiran dan perasaan itu semakin kuat.
Dan sekarang katakan !.

Klien  :  Dada saya sesak, jantung saya sakit, saya tidak nyaman, stres menghadapi pekerjaan (klien mengalami kembali perasaan yg tidak menyenangkan).

Saya  :  baik, sekarang bawa diri ibu ke masa lalu, dimana pada masa itu pertama kali ibu mengalami masalah ibu atau yang menjadi akar masalah dari masalah ibu.
Sekarang !.
Ibu berada dimana sekarang?

Klien  :  berada di sebuah kantor bank, sedang teken kontrak.

Saya  :  Apa yang sedang ibu alami saat ini, apa yang ada di pikiran dan perasaan ibu?

Klien  :  saya stres, dada saya sesak, karena saya harus bekerja di sini, saya teken kontrak terpaksa.

Saya  :  baik, sekarang bawa diri ibu lebih jauh lagi ke masa lalu, sekarang!.
Ibu sedang berada dimana?

Klien  :  di kantin kampus tempat saya kuliah.

Saya  :  Apa yang sedang ibu alami saat ini, apa yang ada di pikiran dan perasaan ibu?

Klient  :  saya stres, merasa berat menghadapi kuliah saya, menghadapi skripsi, saya merasa terpaksa kuliah di sini, dada saya sesak, jantung saya sakit.

Saya  :  baik, sekarang bawa diri ibu lebih jauh lagi ke masa lalu, sekarang!.
Ibu sedang berada dimana?

Klient  :  sedang di rumah, bersama bapak ibu.

Saya  :  Apa yang sedang ibu alami saat ini, apa yang ada di pikiran dan perasaan ibu?

Klient  :  saya kecewa dengan bapak saya, saya tidak berdaya, saya marah, saya stres, bapak saya memaksa saya untuk kuliah di ekonomi, agar saya bisa bekerja di perusahaan ternama, saya tidak nyaman diginikan.

Saya  :  baik, sekarang bawa diri ibu kembali ke masa sekarang, dimana ibu sedang bersama saya. Sekarang!.
Ibu berada dimana sekarang?

Klien :  di ruangan bersama pak dede.

Saya  :  baik, sekarang bawa diri ibu ke masa lalu ibu, dimana ibu sedang berada dirumah bersama bapak dan ibu, tapi ibu tetap menjadi diri ibu yg sekarang.
Sekarang !.
Ibu berada dimana dan melihat siapa?.

Klien  :  saya melihat diri saya dan bapak berada di rumah.

Saya :  sedang apa diri ibu?

Klien :  ia sedang menangis, kesal, stres karena bapaknya memaksa ia.

Saya  :  sekarang, temui ia, tanyakan apa yang ia butuhkan agar ia tenang dan nyaman, agar ia menerim dgn ikhlas sepenuhnya keadaan ini, agar ia kemaafkan dirinya dan memaafkan sepenuhnya bapaknya.

Saya biarkan klien berkomunikasi dengan dirinya sendiri, menemukan solusi sendiri,
Setelah dirinya klien yg dulu sudah tenang dan nyaman, menerima keadaan dgn ikhlas, memaafkan dirinya dan bapaknya.
Saya meminta klien membawa dirinya ke masa depan, dimana ia sedang melakukan aktivitas pekerjaan, dan klien sudah merasa nyaman dgn pekerjaannya, tidak stres, sesak, dan jantungnya tdk sakit.

Membawa klien ke masa depan untuk memastikan apakan masalah klien sudah teratasi.
Seterusnya saya bawa klien ke normal state menaikan gelombak otak klien ke kondisi normal dan pikiran logika sudah bekerja kembali.

Setelah klien dalam kondisi normal state, klien merasa ada perubahan pada dirinya.
Saya test kembali, saya minta klien membayangkan pekerjaannya, ia merasakan biasa2 saja, tenang dan nyaman.

Di hari kemudian klien mengabarkan ke saya bahwa ia sudah nyaman nyaman saja menghadapi pekerjaannya, ia penuh semgat dan percaya diri, tidak ada lagi stres, sesak, dan jantungnya sakit.

Dari pengalaman klien, stres terhadap pekerjaannya bukan karena pekerjaanya, tapi karena pengalaman masa lalunya yg tidak menyenangkan, dipaksa oleh bapaknya untuk kuliah di jurusan tertentu agar mendapatkan pekerjaan di perusahaan terkemuka.

Pelajaran bagi orang tua untuk tetap menjaga kecerdasan emosional anak.

Semoga bermanfaat.

*Dede Mustafa*
Mind Therapist
Untuk Hypnotherapy hubungi :
Http://hypnotistherapy.blogspot.com
Http://theraafiat.blogspot.com

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no.15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp/wa 08111494599
087883171247

Sabtu, 21 Mei 2016

Ngigau

SLEEPTALKING / MENGIGAU / NGELINDUR:
SAAT DIMANA PIKIRAN BAWAH SADAR BERBICARA

Tidur sangat penting bagi setiap makhluk hidup di permukaan bumi. Anda mungkin akan terkejut apabila mengetahui bahwa kita menghabiskan sepertiga usia kita untuk tidur. Jika seseorang hidup dengan usia 70 tahun, maka dia menghabiskan waktu 23 tahun hanya untuk tidur. Waktu tidur rata-rata yang dihabiskan orang dewasa adalah sekitar 6-8 jam sehari. Tidur merupakan sebuah keharusan agar fungsi kesehatan bekerja secara normal, baik tubuh dan pikiran.

Secara umum, tidur manusia terdiri dari dua tipe: REM (Rapid Eye Movement) dan NREM (Non Rapid Eye Movement).

Tidur jenis REM bukanlah tidur yang dalam, tidur REM disertai dengan pergerakan bola mata yang cepat di balik kelopak mata (REM = Rapid Eye Movement), dan tentu saja hal ini di luar kesadaran, kadang disertai gerakan-gerakan anggota tubuh seperti tangan dan kaki. Dalam tidur jenis ini, tubuh kita beristirahat, tetapi otak tetap bekerja, dan seringkali kita mengigau atau bermimpi.

Dalam tidur jenis NREM atau tidur nyenyak, pikiran juga beristirahat. Tidur jenis NREM pun dibagi menjadi dua kelompok, yaitu NREM Light Sleep dan NREM Deep Sleep. NREM Deep Sleep adalah jenis tidur dengan kualitas terbaik bagi manusia.

Mengigau, sleeptalking, atau somniloquy merupakan vokalisasi saat seseorang tidur, bisa berupa kata-kata yang jelas atau sekedar gumaman.

Kondisi ini bisa dipicu oleh keadaan emosional-psikologis, sakit fisik, maupun efek dari obat-obatan tertentu, dan biasanya berlangsung pada tahap tidur ringan (REM Sleep), meskipun kadang kala terjadi pada tahap tidur nyenyak (NREM Sleep.)

Seseorang yang mengigau bisa disebabkan karena banyak memendam masalah dalam dirinya, dalam pikiran sadar maupun pikiran bawah sadarnya.

Setiap manusia tentu punya keinginan dan harapan, keinginan bertemu dengan mantan kekasih yang sudah menjadi milik orang lain, sampai keinginan untuk bisa membalas dendam karena sakit hati kepada seseorang.

Saat keinginan itu belum terpenuhi maka akan menjadi masalah. Masalah keinginan yang belum terselesaikan ini tertanam di pikiran bawah sadar (inhibisi), yang kemudian muncul tervokalisasi saat tidur.

Harapan-harapan yang belum tercapai terkadang juga dapat membuat seseorang menjadi gelisah dan menimbulkan gejala berupa mengigau.

Ada juga sebuah gangguan tidur yang bernama REM Sleep Behavior Disorder (RBD), dimana penderitanya seringkali bermimpi harus mempertahankan diri dari serangan sehingga dalam tidur bergerak memukul, menendang dan juga mengigau.

Ketika mengigau seseorang tidak sadar terhadap apa yang diucapkannya.

Orang yang mengigau jiwanya tidak tenang. Orang yang tenang adalah orang yang mampu menyelesaikan masalahnya sehingga ketika tidurpun juga tenang.

Mengigau bisa menjadi masalah saat tidur karena orang lain tahu apa yang diucapkan di saat kita tidak sadar. Apalagi yang diucapkan itu adalah sesuatu yang sepatutnya tidak diketahui orang lain, misalnya memanggil-manggil nama mantan kekasih yang sudah menjadi milik orang lain, padahal sang pasangan mendengarkan di sebelahnya sambil menggeleng-gelengkan kepala.

Supaya seseorang tidak mengigau dan tenang saat tidur semestinya seseorang tidak memendam masalahnya sendiri. Setiap masalah seharusnya diselesaikan dengan berbagi kepada orang-orang terdekat, sahabat, keluarga, atau kepada tenaga kesehatan jiwa seperti psikolog, psikiater, atau hypnotherapist.

Hypno therapy hubungi
Rumah sehat Thera Afiat
Jl.kelapa sawit raya blok DD no 15
Kelapa Gading
Jakarta Utara

Hp wa 08111494599
O8788 3171247

Jumat, 13 Mei 2016

Buku Modul Hypnoslimming



Sebelumnya emang udah putus asa gara2 berat badan yg naik drastis pasca melahirkan.. Size baju juga jadi XXL 😂 Lalu,saya cari cara dg banyak cari info bagaimana diet supaya cepat kurus. Dari minum obat sampe pake produk yg harganya jutaan sepaket. Cepet turunnya,tapi cepet juga naiknya.

Akhirnya,ketemu juga nih sama Hypnoslimming dari Master Ferry. Saya pelajari,saya baca,saya fahami dan saya lakukan. Hasilnya sungguh diluar dugaan. Berat badan turun,gak pake lemes,gak pake kleyengan pula 😁 dari 62 kg sekarang 56.. Horeeeee 😄😄

Setelah melakukan diet dg hypnoslimming porsi makan terjaga,makan dikit berasa kenyang. Karena diet yg baik itu bukan menyiksa badan lho,lakukan diet yg tepat dan aman,salah satunya pake hypnoslimming ini,Insya Allah hasilnya permanent.

Salam sehat semua 😊

Mau order buku (Rp 50.000 belum termasuk ongkir).
Atau terapi Hypno Slimming 3 - 4 jam
Rp 400.000
Hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya
Blok DD no. 15
Kelapa Gading
JAKARTA UTARA

Telp. 08111 494599
087883171247

Sabtu, 19 September 2015

Tortikolis Spasmodik

Hypnotherapy Sebagai Terapi Komplementer Alternatif Untuk Gangguan Tortikolis Spasmodik
DEFINISI
Tortikolis Spasmodik adalah nyeri yang hilang timbul atau kejang yang terus menerus pada otot-otot leher, sehingga mendorong kepala berputar dan miring ke depan, ke belakang atau ke samping.
Tortikolis terjadi pada 1 dari 10.000 orang dan sekitar 1,5 kali lebih sering terjadi pada wanita dibandingkan dengan pria.
Penyakit ini dapat terjadi pada semua umur tetapi paling sering ditemukan pada usia antara 30-60 tahun.
PENYEBAB
Biasanya penyebabnya tidak diketahui.
Kadang beberapa keadaan berikut bisa menyebabkan terjadinya tortikolis:
- Hipertiroidisme
- Infeksi sistem saraf
- Diskinesia tardiv (gerakan wajah abnormal akibat obat anti-psikosa)
- Tumor leher.
Bayi baru lahir bisa mengalami tortikolis (tortikolis kongenitalis) karena adanya kerusakan otot leher pada proses persalinan.
Ketidakseimbangan otot mata dan tulang atau kelainan bentuk otot tulang belakang bagian atas bisa menyebabkan tortikolis pada anak-anak.
GEJALA
Kejang otot leher disertai nyeri tajam bisa terjadi secara tiba-tiba dan bisa terjadi terus menerus atau hilang-timbul.
Biasanya hanya satu sisi leher yang terkena.
Arah dari miring dan berputarnya kepala tergantung kepada otot leher mana yang terkena.
Sepertiga penderita juga mengalami kejang di daerah lainnya, yaitu biasanya di kelopak mata, wajah, rahang atau tangan.
Kejang terjadi secara mendadak dan jarang timbul pada waktu tidur.
Tortikolis bisa menetap sepanjang hidup penderita dan menyebabkan nyeri berkepanjangan, terbatasnya gerakan leher serta kelainan bentuk sikap tubuh.
DIAGNOSA
Diagnosis ditegakkan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik dan riwayat cedera atau kelainan leher sebelumnya.
Kadang dilakukan beberapa pemeriksaan untuk menentukan penyebab dari kejang otot leher, seperti rontgen, CT scan dan MRI.
PENGOBATAN
Kadang kejang bisa dikurangi untuk sementara waktu dengan menjalani terapi fisik dan pemijatan.
Obat berfungsi membantu mengurangi kejang otot dan pergerakan diluar sadar dan biasanya bisa membantu meringankan nyeri karena kejang.
Biasanya digunakan obat antikolinergik (menghambat rangsangan saraf tertentu) dan benzodiazepin (obat penenang). Kadang diberikan obat pengendur otot (muscle relaxant) dan obat anti-depresi.
Kadang dilakukan pembedahan untuk mengangkat saraf dari otot yang mengalami kelainan. Pembedahan dilakukan jika pengobatan lainnya tidak berhasil.
Jika penyebabnya adalah masalah emosional, maka dilakukan terapi psikis oleh psikiater dan hypnotherapy sebagai Terapi Komplementer Alternatif untuk mencari penyebab gangguan emosioanl dan self healing dengan menggunakan teknik ideomotor untuk megurangi ketegangan otot leher yang terkena gangguan. (Ahmadridwansudirjo)


Untuk info Hypno Terapi hubungi :

Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Blok D/D No. 15
Samping Pusat Kajian Al Quran dan Informasi Islam
Kelapagading
Jakarta Utara

Telp./WA  08111494599
08788 3171247
Pin 28303BAC

Source:

Label :

Tortikolis Spasmodik, HypnoTherapy, Pemijit, Pijat Spasme Otot Leher, verri JP MA, RS Thera Afiat, Kelapa Gading

Jumat, 10 Juli 2015

Hypnotic Writing


Buku Hypnotic Writing

SANGAT MENARIK. Pertama kali saya melihat buku ini di toko buku langganan saya, saya langsung memutuskan bahwa saya harus membaca buku ini. bagaimana tidak, sebagai blogger dan networker,  judul dan tagline dari buku ini sangat lah menggoda: Hypnotic Writing. Cara membujuk dan meyakinkan pelanggan ( dan siapapun ) hanya dengan kata – kata anda. Jika anda bergerak di bidang yang membutuhkan keahlian persuasi, cover buku ini bagaikan melihat sup buah yang segar di siang hari kala berpuasa. Phew, menggiurkan 😀

Tidak berlama – lama, begitu dana yang saya butuhkan sudah ada, saya langsung membeli buku ini dan melahapnya sesegera mungkin. dan ternyata memang mantap. Buku yang ditulis oleh Joe Vitale, salah satu pengisi materi di the secret, ini benar – benar membuka paradigma baru dalam tulis menulis. Menariknya, buku ini tidak hanya membuka paradigma baru tentang penulisan buku saja, tetapi dilengkapi dengan contoh kasus, serta trik dan tip membuat tulisan yang menggerakan secara emosional. Bahkan, saking banyaknya tip yang diberikan, saya sampai bingung hendak menggunakan yang mana 😛

Oke deh, untuk lebih jelasnya, ini yang dapat anda pelajari dari buku ini :

Definisi dari tulisan yang meng-hipnosis, dan apa hipnotis itu?
Bagaimana Hypnotic Writing ‘menghipnotis’ pembacanya
Cara membujuk orang lain melalui tulisan
Jenis tulisan yang menghipnotis
Menciptakan tulisan yang menghipnotis
Trik membuat tulisan anda menghipnosis
Trik membuat tulisan anda jauh lebih menarik
Perintah hiposis yang selalu manjur
30 cara menulis judul yang menghipnosis
13 konektor tulisan psikologis
3 rahasia cara membuat tulisan yang menghipnotis
5 hukum rahasia bujukan yang menghipnosis
Rumus Hypnotic Writing ala Joe Vitale
Memahami cara bekerja otak manusia
Well, dengan sedemikian manfaat yang didapat, ini buku yang wajib di baca jika anda hidup dalam dunia persuasif. Dengan harga buku hanya sekitaran  Rp. 50,000 ( ketika saya beli di diskon 20 % ), saya beri 8,5 dari skala 10 untuk buku ini.

Enjoy!

P.S. : Anyway, pada post ini saya mencoba menerapkan beberapa teknik yang ada dalam buku ini. Bagaimana menurut anda?
Well, terbukti anda membacanya hingga akhir kan? (Source: FikriRasyd)


Label :

Konektor psikologis, Hypnotic Writing, Joe Vitale, Verri JP MA, Ferry Djajaprana, Thera Institute, The Thera Institute of Indonesia, Kelapa Gading, Rahasia Tulisan Menghipnosis, Cara Kerja Otak Manusia,

Belajar Menulis Via Hypnowriting


Bersama Ferry Djajaprana
 

Berbicara tentang menulis dan blogging, sudah bukan dunia yang asing bagi saya. Mulai mencinta kegiatan tulis-menulis sejak kelas 5 SD, saya menemukan kesulitan untuk bertemu dan bercengkrama dengan 'teman-teman senasib' yang bisa diartikan sebagai alien pula. Betapa tidak, saya sudah menemui manusia tak terhitung yang mengernyit, terkagum-kagum atau terbahak ketika saya bilang hobi saya adalah menulis. Mereka merasa, hobi ini kurang beken, tidak seperti olahraga tertentu, nge-mall, nongki-nongki (which is saya juga suka sih, haha) atau belanja (nah, yang ini apalagi!). #gagalfokus

Belum lagi ketika ditanya dengan pertanyaan mainstream, "Apa cita-citamu?" yang sudah berani saya jawab dengan, "Jadi penulis." Saya bisa melihat apa yang terpampang di jidat mereka: alien.

Mungkin saja, ini semua hanya delusi yang keterlaluan, sebenarnya banyak sekali 'teman sejenis' di luar sana, saya bukanlah satu-satunya alien yang sok eksklusif. Untungnya, itu semua terjawab ketika saya iseng-iseng mendaftar acara Sunday Sharing yang saya ketemukan di timeline twitter saya. Berangkatlah saya sendirian pada minggu pagi, dengan harapan yang sederhana: menemukan ilmu baru. (dikira dunia persilatan apa, haha!). Tak lupa, saya membawa satu kopi novel saya yang baru saja diterbitkan indie oleh Nulisbuku. Alasan yang sederhana pula, memberi sedikit kontribusi pada komunitas baru yang entah wujudnya seperti apa ini. Hehe.








Ferry Djajaprana (atas) , hypnotherapist yang mengajarkan hypno-writing

Here is it. Topik Sunday Sharing ini cukup menarik, terbukti dari animo peserta yang membludak dalam satu ruangan meeting di kantor Detik. Beliau adalah Ferry Djajaprana, yang membukakan cakrawala pengetahuan kami mengenai dunia kepenulisan dari sisi lain: menulis untuk penyembuhan psikologis, dan dengan kata lain juga memicu produktivitas kami untuk menghasilkan tulisan yang lebih bermakna. Ada satu hal yang paling 'nyantol' sampai sekarang, yang sulit terlupa. Pak Ferry menyatakan:
"Kebanyakan penulis itu pada dasarnya perfeksionis, oleh karena itulah mereka sulit melahirkan karya. Seringkali terbentur writer's block. Tulislah, tanpa mikir; tanpa me-revisi sebelum selesai. Anda tidak menulis untuk mengedit. Tulislah dengan kualitas tulisan sampah."

Thanks, Pak Ferry. It means a lot. I can write without any burdens now, so free. And i know, i can let my writings be, and having my editing-time on the proper time too.

Lengkapnya:


WHAT MAKES ME LOOOOOVE THIS

Kekhawatiran akan tidak bisa dapat teman baru seketika buyar setelah makan siang, karena walaupun peserta di sana rata-rata adalah para 'sesepuh,' namun mereka sama sekali tidak sombong dan rajin menabung pulak--eh tidak ding, rajin memberi buku dan merchandise! Terbukti dengan kuis yang banjir hadiah dan banjir 'penjawab' di sela-sela acara. Interaktif yang akrab!


sesi hipnoterapi
Last but not least tentang pelatihan Hypnowriting, di  sela-sela tertidur sambil dicekokin afirmasi positif dari pembicara. Bangun dengan perasaan lebih segar, dan siap menulissss.



Ketua & Wakil Ketua Kelas Sunday Sharing #10 & #11

Salam Blogger!
Nana Takizawa
(From Her fantastic blog, with thanks)

Label:
blogdetik, blogger, blogger indonesia, buku, cnn indonesia, detik, detikcom, hipnowriting, jakarta, kantor cnn indonesia, kantor detik, markas detik, menulis, review, sunday sharing, sunday sharing detik com, ferry Djajaprana, verri JP MA, Thera Institute, The Thera Institute of Indonesia,